Intisarinews.co.id – Puskesmas Beringin Raya terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat melalui berbagai inovasi. Salah satu inovasi unggulan yang hingga kini terus dilaksanakan adalah “SI CANTIK TB” (Skrining Cakupan Anak Terindikasi Tuberkulosis), yang difokuskan pada upaya penanggulangan Tuberkulosis (TB) anak di wilayah kerja Puskesmas Beringin Raya.
Kepala UPT Puskesmas Beringin Raya, dr. Puspita Dewi, mengatakan bahwa inovasi ini hadir sebagai bentuk terobosan dalam meningkatkan deteksi dini kasus TB pada anak dengan melibatkan peran aktif masyarakat.
“Inovasi Si Cantik TB bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menemukan dan melaporkan anak yang terindikasi TB sehingga dapat segera dilakukan pemeriksaan dan penanganan sesuai standar pelayanan kesehatan,” ujar dr. Puspita Dewi.
Secara umum, inovasi Si Cantik TB bertujuan untuk menanggulangi permasalahan TB anak melalui pemberdayaan masyarakat,selain itu, inovasi ini juga memiliki tujuan khusus untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam mencari sasaran kasus TB anak serta menyampaikan informasi terkait gejala dan pencegahan TB pada anak di lingkungan sekitarnya.
Melalui inovasi ini, masyarakat diharapkan mampu mengenali tanda dan gejala TB pada anak sehingga proses skrining dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran,dengan semakin banyaknya masyarakat yang peduli terhadap kesehatan anak, maka upaya pencegahan dan pengendalian TB dapat berjalan lebih optimal.
Bagi Pemerintah Kota Bandar Lampung, inovasi Si Cantik TB memberikan manfaat dalam mendukung pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan, khususnya pemenuhan pelayanan TB sesuai standar bagi setiap penderita TB,sementara bagi masyarakat, inovasi ini mampu menumbuhkan kemandirian dalam mengenali serta menanggulangi permasalahan TB anak di lingkungan masing-masing.
Sejumlah hasil positif pun telah dirasakan sejak inovasi ini diterapkan. Inovasi Si Cantik TB berhasil mewujudkan lingkungan yang lebih ramah dan peduli terhadap penderita TB anak serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan pengobatan TB pada anak.
Pada November 2024, Puskesmas Beringin Raya mencatat adanya peningkatan permintaan skrining TB anak dari masyarakat. Hasil evaluasi pelaksanaan uji coba inovasi menunjukkan capaian yang sesuai dengan harapan sehingga inovasi ini diusulkan sebagai terobosan program penanggulangan TB di wilayah kerja Puskesmas Beringin Raya.
Atas keberhasilannya, inovasi Si Cantik TB secara resmi ditetapkan sebagai inovasi bidang kesehatan Kota Bandar Lampung melalui Surat Keputusan Wali Kota Bandar Lampung Nomor 754/III.02/HK/2024 tanggal 24 Desember 2024 tentang Penetapan Inovasi Bidang Kesehatan Kota Bandar Lampung Tahun 2024.
Karena dinilai efektif dalam meningkatkan cakupan skrining kasus TB pada anak, inovasi Si Cantik TB terus dilaksanakan secara berkelanjutan hingga tahun 2026.
Melalui inovasi ini, Puskesmas Beringin Raya berharap dapat mendukung terciptanya generasi yang lebih sehat dan bebas TB, sekaligus memperkuat kolaborasi antara tenaga kesehatan dan masyarakat dalam upaya penanggulangan Tuberkulosis pada anak di Kota Bandar Lampung.(JML)
![]()
